DOMPU, TOPIKBIDOM — Sejumlah pemuda di Lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, NTB, tiba-tiba berkumpul di tengah jalan dan terlibat aksi emosional pada Sabtu malam, 26 September 2026, sekitar pukul 23.55 Wita.
Aksi tersebut berlangsung di jalur jalan kawasan pasar pertokoan Dompu, tepatnya di wilayah Lingkungan Mantro. Sejumlah pemuda terlihat menghadang kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas. Bahkan, muncul pula ancaman untuk menutup akses jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, aksi tersebut diduga dipicu kabar adanya aksi pemanahan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor.
Belum diketahui secara pasti identitas pelaku maupun motif di balik dugaan aksi pemanahan tersebut. Informasi tersebut juga masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang.
Situasi kemudian mendapat perhatian aparat gabungan. Sejumlah personel bersenjata lengkap dari Polres Dompu bersama anggota Koramil 1614-01/Dompu yang saat itu tengah melaksanakan kegiatan razia gabungan di wilayah Dompu langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), aparat segera mengambil langkah untuk membubarkan kerumunan pemuda dan meminta mereka kembali masuk ke wilayah permukiman guna mencegah situasi berkembang menjadi lebih buruk.
Namun, upaya tersebut sempat mendapat respons emosional dari beberapa pemuda. Mereka terlihat kembali berteriak dan tidak terima ketika diminta meninggalkan badan jalan.
Bahkan, salah seorang pemuda terdengar menyampaikan ancaman akan menutup jalan jika situasi tersebut tidak ditangani sesuai keinginan mereka.
Melihat kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, polisi kemudian mengambil tindakan tegas. Salah seorang pemuda yang diduga menjadi provokator diamankan petugas dan dibawa menggunakan mobil patroli menuju Mapolres Dompu untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Hingga sekitar pukul 00.25 Wita, aparat gabungan masih terlihat berjaga di sekitar lokasi. Kehadiran petugas dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah terjadinya aksi lanjutan. Arus kendaraan di kawasan tersebut pun secara bertahap kembali normal setelah kerumunan dibubarkan. RUL
