![]() |
| Bupati Dompu, Bambang Firdaus SE |
DOMPU, TOPIKBIDOM - Perayaan Hari Jadi ke-211 Kabupaten Dompu menjadi momentum istimewa dalam menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal. Melalui gelaran Karnaval Budaya yang meriah, semangat “Dompu Berbudaya” bukan sekadar visi, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, dalam sambutannya menegaskan bahwa karnaval ini menjadi sarana strategis untuk mengingatkan sekaligus menguatkan identitas budaya Dompu yang kaya dan unik.
“Momentum ini adalah wujud kebanggaan kita bersama. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bahwa Dompu tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki keanekaragaman budaya yang luar biasa,” ungkapnya, Rabu (01/4/2026)
Lebih dari sekadar perayaan, Karnaval Budaya ini menjadi panggung besar yang menunjukkan bahwa Dompu adalah miniatur Indonesia. Beragam suku dan etnis hidup berdampingan secara harmonis, mulai dari komunitas lokal hingga pendatang yang turut memberikan warna dalam kehidupan sosial budaya.
Keberagaman tersebut, menurut Bupati, merupakan aset penting dalam mendorong pembangunan daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, perbedaan latar belakang justru menjadi kekuatan untuk menciptakan kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.
Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa. Ribuan peserta tetap semangat mengikuti karnaval meski diguyur hujan lebat. Rute karnaval dimulai dari Lapangan Karijawa hingga berakhir di depan Kantor Dinas Dukcapil Dompu, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur penting daerah, mulai dari jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, hingga organisasi kemasyarakatan seperti TP PKK, GOW, DWP, Bhayangkari, dan Persit.
Tidak kalah menarik, kehadiran berbagai etnis seperti Lembaga Adat Masyarakat Donggo (Lamdo), Suku Padang, Sasak, Flobamora NTT, Makassar, Madura, dan lainnya semakin memperkaya nuansa karnaval. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Dompu adalah ruang inklusif yang merangkul keberagaman sebagai kekuatan.
Melalui perayaan ini, Pemerintah Kabupaten Dompu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah, sekaligus menjadikannya sebagai daya tarik yang mampu mengangkat nama Dompu di tingkat nasional maupun internasional.
Dompu Berbudaya bukan hanya slogan—ini adalah gerakan bersama untuk masa depan yang lebih berwarna dan berdaya saing. Adv
Komentar