![]() |
Pesan tersebut tercermin dalam penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 1614/Dompu di Desa Kampasi Meci, Kabupaten Dompu, Kamis (13/8/2026). Pada momentum tersebut, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., memberikan penghargaan kepada sejumlah insan media dan konten kreator yang dinilai aktif mendukung publikasi rangkaian kegiatan TMMD.
![]() |
Penghargaan itu bukan sekadar piagam. Ia menjadi penanda bahwa kerja jurnalistik dan produksi konten memiliki posisi penting dalam menjembatani aktivitas TNI di tengah masyarakat dengan ruang publik.
Didampingi Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P. serta unsur Forkopimda Kabupaten Dompu, Danrem menyerahkan penghargaan kepada para insan media yang selama pelaksanaan TMMD turut memberitakan sekaligus menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kegiatan di lapangan.
Para penerima penghargaan berasal dari beragam platform media, yakni Fauzy dari TVRI NTB, Nasrullah dari Suara NTB, Assyahrul Mubaraq dari Topik Bidom, Yunan Ansari dari Koran Sindo, Bang Jarwo dan Dola selaku konten kreator, Rossa dari Suara Rossa, serta Junari dari Cakrawala.
Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo mengatakan apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk terima kasih kepada insan media yang ikut mengabarkan pelaksanaan TMMD ke-129 kepada masyarakat.
Menurut dia, pemberitaan media membuat berbagai kegiatan TMMD—mulai pembangunan fisik hingga program nonfisik—tidak hanya berhenti sebagai aktivitas di lapangan, tetapi dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan media yang selama pelaksanaan TMMD ke-129 telah membantu mempublikasikan berbagai kegiatan, baik pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan merasakan manfaat dari program TMMD,” ujar Dandim.
Di tengah derasnya arus informasi, sinergi TNI dan media menjadi semakin penting. Media bukan hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan kerja pemerintah dan TNI dengan perhatian publik.
Karena itu, menurut Dandim, publikasi mengenai TMMD memiliki dimensi yang lebih luas. Setiap pemberitaan tentang pembangunan desa, gotong royong maupun interaksi prajurit dengan warga turut merekam bagaimana semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dibangun dari bawah.
“Sinergi ini diharapkan terus terjalin dengan baik. Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya. RUL




