Danrem 162/WB: Membangun Negeri Harus Dimulai dari Desa



DOMPU, TOPIKBIDOM -  Pembangunan tidak selalu dimulai dari pusat kota. Di banyak tempat, kemajuan justru tumbuh dari jalan-jalan desa, dari fasilitas yang disentuh langsung kebutuhan warga, dan dari gotong royong yang membuat sebuah kampung bergerak bersama.


Semangat itulah yang menjadi benang merah penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 1614/Dompu. Bertempat di Desa Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Kamis (13/8/2026), kegiatan yang mempertemukan TNI, pemerintah daerah dan masyarakat itu secara resmi ditutup oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos.


Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian program TMMD yang membawa pesan lebih besar dari sekadar penyelesaian sejumlah sasaran pembangunan. Tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” menegaskan bahwa desa merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kekuatan dan kesejahteraan masyarakat.








Upacara penutupan dihadiri Wakil Bupati Dompu Sirajuddin, S.H., Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., Wakapolres Dompu Kompol Tohir, S.H. mewakili Kapolres Dompu, Ketua DPRD Kabupaten Dompu Ir. Muttakun, Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Dim 1614/Dompu Ny. Nurul Dedi Tri Sulistyo, jajaran Forkopimda Kabupaten Dompu, para kepala desa se-Kecamatan Manggelewa, tokoh masyarakat serta warga Desa Kampasi Meci.


Dalam amanatnya, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief mengatakan TMMD merupakan bagian dari kontribusi TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, terutama di wilayah pedesaan. Namun, bagi Danrem, ukuran keberhasilan TMMD tidak berhenti pada pembangunan fisik yang selesai dikerjakan.


“Dengan tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa, saya berharap program TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik semata, tetapi juga mampu mendorong percepatan pembangunan wilayah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta membuka peluang bagi berkembangnya berbagai sektor pembangunan lainnya,” ujar Danrem





Pesan itu menempatkan pembangunan desa dalam perspektif yang lebih luas. Infrastruktur memang penting, tetapi kebermanfaatannya akan jauh lebih berarti apabila mampu menjadi pintu masuk bagi peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat.


Karena itu, Danrem menekankan bahwa keberhasilan TMMD juga ditentukan oleh sejauh mana semangat kebersamaan dan gotong royong tumbuh di tengah masyarakat. Hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama, menurut dia, harus dirawat dan dikembangkan agar manfaatnya tidak berhenti ketika personel Satgas TMMD meninggalkan lokasi.


Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan bahwa berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) telah dilaksanakan sebagai bagian dari kepedulian dan komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat juga telah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya


Penutupan TMMD bukan berarti berakhirnya tanggung jawab terhadap hasil pembangunan. Justru setelah program selesai, masyarakat menjadi pemegang peran utama untuk memastikan seluruh hasilnya tetap hidup dan memberi manfaat.


Danrem mengajak masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga semangat yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.


“Pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jadikan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemajuan desa,” pesan Danrem.


TMMD ke-129 di wilayah Kodim 1614/Dompu pada akhirnya bukan sekadar catatan tentang sebuah program yang selesai dilaksanakan. Ia menjadi gambaran bagaimana pembangunan dapat menemukan kekuatannya ketika dikerjakan bersama—ketika pemerintah hadir, TNI bekerja di tengah rakyat, dan masyarakat ikut mengambil bagian. RUL

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak