![]() |
DOMPU, TOPIKBIDOM - Pertumbuhan investasi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, tidak semestinya hanya diukur dari besarnya modal yang ditanamkan, luasnya wilayah usaha, maupun perkembangan aktivitas industri. Lebih dari itu, keberadaan investasi harus mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.
Persoalan penyerapan tenaga kerja lokal menjadi salah satu perhatian penting dalam pembangunan ketenagakerjaan Kabupaten Dompu sepanjang 2026. Di tengah berkembangnya aktivitas investasi, pemerintah daerah dituntut memastikan bahwa masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan ekonomi, tetapi memiliki kesempatan untuk mengambil bagian sebagai tenaga kerja yang produktif dan profesional.
Dalam konteks tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu melalui kepemimpinan Abdul Syahid, SH, Senin (02/11/2026) menyampaikan dorongan agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah memberikan perhatian serius terhadap potensi tenaga kerja lokal.
Dorongan tersebut bukan semata-mata persoalan keberpihakan, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan yang saling menguntungkan antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Kabupaten Dompu memiliki potensi sumber daya alam yang menjadi daya tarik bagi kegiatan investasi, termasuk sektor pertambangan. Kehadiran perusahaan di daerah membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi baru, mulai dari aktivitas operasional perusahaan, kebutuhan jasa pendukung, hingga permintaan terhadap tenaga kerja dengan berbagai kualifikasi. Namun, peluang tersebut harus diikuti kesiapan sumber daya manusia daerah.
Masyarakat lokal perlu memperoleh akses informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja, persyaratan jabatan, kualifikasi pendidikan, keterampilan teknis, serta mekanisme rekrutmen yang berlaku. Tanpa informasi yang memadai, kesempatan kerja berpotensi tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah investasi. Karena itu, komunikasi antara Disnakertrans dan perusahaan menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola ketenagakerjaan yang lebih terbuka.
Pemerintah daerah berkepentingan agar proses perekrutan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sementara perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu mendukung produktivitas usaha.
Kedua kepentingan tersebut dapat dipertemukan melalui koordinasi, penyampaian informasi lowongan kerja, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta pengembangan keterampilan masyarakat.
Pada September 2026, Disnakertrans Kabupaten Dompu menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan perusahaan tersebut karena dinilai memberikan kontribusi terhadap pembukaan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Apresiasi tersebut memperlihatkan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Dalam perspektif ketenagakerjaan, investasi yang baik bukan hanya investasi yang mampu menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, tetapi juga investasi yang memiliki keterkaitan positif dengan lingkungan sosial dan ekonomi di sekitarnya.
Perusahaan diharapkan membuka kesempatan yang adil bagi masyarakat Dompu untuk mengikuti proses seleksi sesuai kompetensi dan persyaratan pekerjaan. Pada saat yang sama, masyarakat juga perlu mempersiapkan diri agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan dunia usaha.
Peningkatan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi merupakan sejumlah aspek penting yang menentukan kesiapan seseorang memasuki lingkungan kerja profesional. Hubungan antara perusahaan dan tenaga kerja tidak boleh hanya didasarkan pada kebutuhan produksi. Di dalamnya terdapat hak, kewajiban, kepastian kerja, keselamatan, serta perlindungan yang harus diperhatikan.
Karena itu, perhatian terhadap penyerapan tenaga kerja lokal harus berjalan bersama kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan. Perusahaan perlu menjalankan proses perekrutan secara transparan, memberikan informasi yang jelas mengenai persyaratan pekerjaan, serta memenuhi ketentuan hubungan kerja sesuai peraturan yang berlaku.
Sementara itu, pemerintah daerah memiliki peran dalam membangun komunikasi dan mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis. Pendekatan tersebut penting agar investasi tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Harapan terbesar dari berkembangnya investasi di Kabupaten Dompu adalah terciptanya manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. Kesempatan kerja dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan pendapatan keluarga, penguatan daya beli, tumbuhnya usaha kecil pendukung industri, serta meningkatnya aktivitas ekonomi di lingkungan masyarakat.
Namun, semua itu membutuhkan perencanaan dan kerja sama yang berkelanjutan. Pemetaan kebutuhan tenaga kerja, pengembangan kompetensi, komunikasi dengan perusahaan, serta keterbukaan informasi rekrutmen merupakan langkah yang perlu terus diperkuat.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan investasi tidak hanya terletak pada aktivitas perusahaan yang semakin besar, melainkan juga pada sejauh mana masyarakat daerah memperoleh kesempatan untuk berkembang bersama.(*)
