![]() |
DOMPU, TOPIKBIDOM - Pemerintah Kabupaten Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui inovasi program perlindungan anak. Kali ini, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), diluncurkan gerakan “Kambeke Ana 21” sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Dompu ke-211.
Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus di RTH Karijawa, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pelantikan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Dompu periode 2026–2029.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan SDM harus dimulai sejak usia dini hingga remaja, terlebih di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks akibat arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Berbagai persoalan seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja menjadi ancaman nyata yang tidak bisa kita abaikan,” ujarnya.
Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, Pemkab Dompu menghadirkan gerakan “Kambeke Ana 21”, sebuah inisiatif berbasis nilai lokal yang mengajak seluruh masyarakat untuk memastikan anak-anak sudah berada di rumah pada pukul 21.00 WITA dalam pengawasan orang tua.
“Ini bukan sekadar pembatasan, tetapi langkah preventif untuk melindungi anak-anak dari berbagai potensi bahaya di malam hari,” jelasnya.
Selain peluncuran program, momen tersebut juga diwarnai dengan pelantikan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Dompu. Bupati menilai, keberadaan forum ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan ruang partisipasi bagi anak-anak dalam proses pembangunan daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan program “Kambeke Ana 21” mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Dompu. ADV
Komentar