| Informasi minyak goreng habis di Boly Dep Store Kabupaten Dompu (dok: topikbidom.com) |
Dompu, Topikbidom.com - Ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Dompu, mengalami kelangkaan yang sangat luar biasa. Kondisi ini, berlangsung sejak diberlakukannya program subsidi minyak goreng oleh pemerintah.
Ramlah (45 tahun) warga Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, mengatakan sudah beberapa bulan ini minyak goreng sulit dapatkan. "Kami sangat kesulitan membeli minyak goreng," ungkapnya.
Kata Ramlah, minyak goreng sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya. "Kami bingung harus kemana lagi mencari minyak goreng," tuturnya.
| Pemilik Toko Duta Sembako lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Umbu Isun (dok: topikbidom.com) |
Pemilik Toko Duta Sembako lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Umbu Isun membenarkan terjadinya kelangkaan minyak goreng. Kondisi ini, sudah berlangsung sejak 1 Minggu lebih. "Saat ini stok minyak goreng di toko kami sudah tidak ada (kosong)," ungkapnya.
Kata Umbu Isun, para konsumen banyak yang datang untuk membeli minyak goreng di toko ini. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena stok minyak goreng tidak ada," jelasnya.
Diakui Umbu Isun, selama adanya program subsidi minyak goreng oleh pemerintah, Duta Sembako menjual minyak goreng sesuai dengan ketentuan pemerintah."Ini yang kami lakukan," katanya.
| Pemilik Toko Bijaksana Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Adrian (dok: topikbidom.com) |
Pemilik Toko Bijaksana Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Adrian mengatakan kelangkaan minyak goreng terjadi sejak bulan Januari 2022. "Bahkan semenjak adanya program Subsidi minyak goreng oleh pemerintah, kami tidak terlalu menjual minyak goreng," ungkapnya.
Kata Adrian, para konsumen tetap menanyakan ada atau tidak stok minyak goreng. "Banyak konsumen yang datang menanyakan kepada kami minyak goreng ada tau tidak," tuturnya.
Diakui Adrian, sebelum adanya program subsidi minyak goreng oleh pemerintah, Toko Bijaksana menjual minyak goreng yang 2 liter Rp. 36 ribu. Sedangkan, minyak goreng 1 liter harganya mulai Rp. 18 ribu
"Seandainya ada stok minyak goreng saat ini, tentu kami akan menjual sesuai dengan harga yang ditentukan dan ditetapkan oleh pemerintah," katanya.
| Manager Bolly Dep Store Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Agus (dok: topikbidom.com) |
Senada dengan pernyataan Manager Bolly Dep Store Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Agus mengatakan semenjak adanya program subsidi minyak goreng oleh pemerintah, stok minyak goreng mengalami kelangkaan.
Bahkan, sampai saat ini stok minyak goreng di Boly Dep Store ini sudah tidak ada."Tidak adanya stok minyak goreng di tempat kami ini sudah berlangsung selama 1 bulan lebih," bebernya.
Diakui Agus, kemarin semenjak adanya program subsidi minyak goreng, stok minyak goreng di Boly Dep Store sebanyak 50 dus. "Itu pun minyak goreng yang kami beli merek Fortun," katanya.
Tambah Agus, sebelum adanya program subsidi minyak goreng, Boly Dep Store menjual minyak goreng Rp. 21 ribu per-linter. Tapi setelah adanya program subsidi pemerintah, Boly Dep Store menjual minyak goreng dengan harga Rp.14 ribu. "Kami menjual minyak goreng sesuai dengan harga yang ditentukan pemerintah," tandasnya. RUL