DOMPU, TOPIKBIDOM — Lapangan Karijawa selama sepekan terakhir bukan sekadar menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Di ruang terbuka itu, semangat kemerdekaan tumbuh melalui kreativitas, sportivitas dan gotong royong yang digerakkan oleh generasi muda.
Salah satunya, Karang Taruna Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, sukses menggelar rangkaian lomba dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung 16–23 Agustus 2026 tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
![]() |
Beragam kegiatan disuguhkan panitia, mulai dari turnamen bola voli antar lingkungan se-Kelurahan Karijawa, lomba sepeda hias hingga jalan santai yang terbuka untuk masyarakat umum.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai dan mencapai puncaknya pada Minggu (23/8/2026). Lapangan Karijawa dipenuhi peserta dan masyarakat yang datang bersama keluarga untuk mengikuti sekaligus menyaksikan berbagai perlombaan.
Bagi Karang Taruna Karijawa, kemeriahan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan yang lahir dari inisiatif pemuda mampu menjadi ruang pemersatu masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Karijawa, Aden Dwi Prasetyo, ST, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, sponsor dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan.
Menurut Aden, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari semangat kebersamaan. Dukungan sejumlah pihak, di antaranya Rato Store, Bolly Grup, Prias Grup, keluarga besar Wildan Mufti (WM) serta para sponsor lainnya, turut membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Aden, Kamis (27/8/2026).
![]() |
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kembali kebersamaan warga.
Karang Taruna ingin menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas.
“Kegiatan ini tentu untuk menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi keluarga besar Karijawa,” kata Aden.
Menariknya, kemeriahan kegiatan juga membawa dampak positif bagi pelaku UMKM. Ramainya masyarakat di sekitar Lapangan Karijawa memberikan kesempatan kepada pedagang dan pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka.
Dengan demikian, kegiatan kemerdekaan tidak berhenti pada hiburan. Pergerakan masyarakat selama kegiatan ikut menciptakan aktivitas ekonomi bagi warga sekitar.
Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk peserta lomba dan masyarakat. Pada puncak kegiatan, doorprize utama berupa satu ekor sapi menjadi salah satu hadiah yang paling menarik perhatian. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah berupa iPhone, televisi, kulkas, kipas angin, dispenser, magicom, blender dan berbagai hadiah hiburan lainnya.
Namun, bagi masyarakat Karijawa, hadiah bukanlah satu-satunya alasan kegiatan tersebut dinantikan. Pertemuan warga, suasana kekeluargaan dan kesempatan untuk merayakan kemerdekaan secara bersama-sama menjadi nilai yang jauh lebih penting.
Sukses Tahun Ini, Karijawa Bersiap Menjadikannya Tradisi
Tingginya antusiasme masyarakat membuat Karang Taruna Karijawa mulai memantapkan rencana untuk menjadikan kegiatan semarak kemerdekaan sebagai agenda tahunan.
Keinginan tersebut bahkan mendapat dorongan langsung dari masyarakat dan para sponsor yang berharap kegiatan serupa kembali digelar pada tahun berikutnya.
Aden mengatakan, aspirasi tersebut menjadi motivasi bagi Karang Taruna untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara luas.
“Banyak warga dan para sponsor yang meminta agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan lagi tahun depan,” ungkapnya.
Rencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan bukan semata-mata untuk mempertahankan kemeriahan lomba. Lebih dari itu, Karang Taruna ingin membangun sebuah tradisi positif yang setiap tahun dapat menjadi ruang bertemunya warga, pemuda, pelaku UMKM dan dunia usaha.
Dari sebuah lomba, tumbuh kebersamaan. Dari kebersamaan, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi itulah Karang Taruna Karijawa ingin membangun tradisi baru, menjadikan perayaan kemerdekaan sebagai agenda tahunan yang dinantikan masyarakat. RUL
Komentar


















