TMMD ke-129 Resmi Bergulir di Dompu, Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Percepat Pembangunan Demi Kesejahteraan Masyarakat -->

Kategori Berita

.

TMMD ke-129 Resmi Bergulir di Dompu, Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Percepat Pembangunan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026


DOMPU, TOPIKBIDOM – Komitmen membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Dompu. Program lintas sektoral yang memadukan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat ini resmi dimulai setelah dilaksanakannya penandatanganan Naskah Serah Terima TMMD oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E. bersama Komandan Kodim 1614/Dompu Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., di Lapangan Desa Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa, Rabu (15/7/2026).


Prosesi tersebut menjadi momentum penting yang menandai dimulainya rangkaian pembangunan terpadu di wilayah pedesaan. Disaksikan unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga, penandatanganan naskah serah terima bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol kuat kolaborasi strategis antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Dompu dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa", program ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.


Sejumlah sasaran fisik akan direalisasikan, meliputi rehabilitasi musala beserta pembangunan MCK di Dusun Rinjani, Desa Nusa Jaya, pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Karang Punik dan Dusun Urip, Desa Kampasi Meci, pengeboran sumur air bersih berikut pembangunan tiga unit menara air di Desa Nusa Jaya, hingga pembangunan fasilitas sanitasi serta penyediaan air bersih di Pondok Jannatul Ilmi NW.


Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar yang layak, meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, serta memperkuat daya dukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat desa.






Namun demikian, esensi TMMD tidak hanya terletak pada pembangunan fisik. Program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pendidikan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, TMMD diharapkan mampu membangun karakter, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong sebagai identitas bangsa.


Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, S.I.P., menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak semata diukur dari berdirinya bangunan atau selesainya pekerjaan konstruksi, melainkan dari sejauh mana masyarakat memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan tersebut.


"Mari kita tanamkan kesadaran bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab kita bersama. Setelah program TMMD selesai dilaksanakan, seluruh hasil pembangunan harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan baik agar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tegasnya.


Melalui pelaksanaan TMMD ke-129, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diperkuat sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat menjadi modal utama dalam menghadirkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.


TMMD bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menanamkan optimisme, memperkuat solidaritas sosial, serta membuka jalan bagi lahirnya desa-desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dari desa, semangat membangun negeri terus digelorakan demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing. RUL