Wanita Asal Desa Sawe Ngaku Diculik dan Dianiaya Mantan Suaminya

Sri Handayani (korban). (ist/topikbidom.com)

Dompu, Topikbidom.com - Seorang wanita asal Desa Sawe Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu, mengaku diculik dan dianiaya oleh mantan suaminya. Wanita yang miliki nama Sri Handayani (39 thn) ini, mendapat perlakukan dari mantan suaminya lantaran tidak terima diceraikan.

Akibatnya, muka dan seluruh badan korban mengalami luka lebam yang cukup parah."Saya diculik dan dianiaya oleh mantan suami saya yang berinisal N (42 thn) warga Desa Simpasai Kecamatan Woja Dompu," ungkap Sri Handayani, belum lama ini.

Kejadian ini, pun juga dibenarkan oleh Ratna orang tua korban (Sri Handayani). Ratna mengaku, bahwa anaknya menjadi korban penculikan dan penganiayaan.

Ia menceritakan, peristiwa tragis yang menimpa anaknya tersebut terjadi pada Kamis malam (10/9) sekira pukul 21.16 Wita. Saat itu, korban sedang jualan di pinggir jalan lintas Lakey Desa Sawe Kecamatan setempat.

Namun tiba-tiba datang empat orang berkostum ninja dengan modus membeli rokok dengan nominal uang Rp. 100 ribu. Namun karna tidak ada kembalian, keempat pria tersebut pun meminta korban untuk ikut bersama mereka mengambil uang jualan di mobil yang dipakai pelaku.

Setelah itu, korban diantar dan mendekat dengan mobil yang mereka kendarai, korban pun didorong ke dalam Mobil dan disekap mulutnya. Namun yang membuatnya kaget, satu orang yang berada di dalam mobil tersebut merupakan mantan suaminya (pelaku).

"Menurut pengakuan anak saya.
Anak saya disekap dan dipukuli sepanjang jalan lintas Lakey sehingga tak berdaya. Bahkan anak saya berusaha untuk berteriak dan meminta tolong kepada siapa saja yang mendengarnya karena mulut anak saya ditutup," ungkap Ratna, mengutip pengakuan anaknya.

Parahnya lagi lanjut Ratna, keempat pria tersebut pun juga ikut membantu mantan suaminya memukuli korban.

"Atas kejadian ini, saya pun langsung mendampingi anak saya mendatangi kantor Polres Dompu untuk melapor secara resmi pada Kamis sekitar pukul 05.00 wita agar mendapatkan perlindungan hukum dan proses sesuai dengan hukum berlaku," katanya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, membenarkan adanya laporan yang masuk mengenai kejadian penculikan dan penganiayaan tersebut. "Kasus itu, sedang dalam proses penyelidikan," terangnya.(Fian)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak