Disbudpar: Mars Dompu harus tetap hidup Ditengah Masyarakat



DOMPU, TOPIKBIDOM  -  Pasca penetapan warisan budaya yang dikemas dalam bentuk lagu sebagai Mars Kabupaten Dompu, lewat Peraturan Bupati (Perbup) Dompu,  pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu, menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada rekan rekan media yang ikut berpartisipasi mensosialisasikan Mars Dompu. 

Sosialisasi sangat penting, agar masyarakat memahami makna dan nilai historis lagu daerah tersebut. Selain itu, juga mendukung penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat, lingkungan pendidikan, dan kegiatan pemerintahan.

Mars daerah, ini tidak berhenti sebagai formalitas dalam upacara atau agenda resmi semata. Lebih dari itu, Nggahi Rawi Pahu diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat identitas lokal, menjaga warisan budaya, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap tanah Dompu.

"Pengukuhan melalui Perbup dan dukungan sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak, warisan karya almarhum Israil M. Saleh diharapkan terus dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu, Ir. Abdul Muis, melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Dedy Arsyad, Jumat (09/10/2026). 

Lebih jauh, pemerintah berharap Nggahi Rawi Pahu bukan sekadar lagu, melainkan bagian dari identitas dan ingatan kolektif masyarakat Dompu. Melalui sinergi pemerintah, media, lembaga pendidikan, dan masyarakat, warisan budaya tersebut diharapkan terus terpelihara. "Hal ini harus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari jati diri dan kebanggaan masyarakat Dompu," tandasnya.(ADV) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak