![]() |
| Data Kewaspadaan Covid-19 di Kabupaten Dompu (foto/ist) |
Hal itu disampaikan langsung Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu, Jufri ST, MM, melalui press realesenya, Jumat (24/4/2020) malam lalu.
Jufri menyebut, 23 orang Jamaah tersebut tersebar hampir di seluruh Kecamatan di Kabupaten Dompu, kecuali Kecamatan Kempo dan Pajo. Mengenai rincian jumlah itu antaralain 5 orang di Kecamatan Dompu, 8 orang di Kilo, 3 orang di Manggelewa, 4 orang di Woja, 1 orang di Pekat dan 2 orang di Kecamatan di Hu'u.
"Jumlahnya 23 orang jamaah Tabligh ditambah pasien PDP positif Covid-19 yang meninggal dunia tanggal 16 April 2020. Sehingga total Jamaah Tabligh yang positif Covid-19 sebanyak 24 orang," ungkapnya.
Ditambahkan Jufri, untuk Jamaah Tabglih yang positif tetap diisolasi di RS Pratama Kecamatan Manggelewa. Sedangkan Jamaah Tabligh yang berstatus Negatif hasil Swab Testnya saat ini sudah di Karantina di Gedung Sanggilo Desa Matua Kecamatan Woja dan mengenai jumlah Jamaah Tabligh yang di Isolasi di RS Pratama lanjut Jufri, sebanyak 56 orang (2 orang tambahan dan baru dilakukan swab).
"Swab pertama di tanggal 19 April 2020 sebanyak 54 orang Jamaah Tabligh dan ditambah 5 orang diluar Jamaah Tabligh (total 59 orang). Dari 54 orang Jamaah Tabligh yang di Swab tersebut terdapat 23 orang positif Covid-19. Sisanya 31 orang Jamaah Tabligh dinyatakan Negatif dan 5 orang (petugas kesehatan 1 orang dan 4 orang keluarga dari pasien PDP positif Covid almarhum H.UM) juga di nyatakan negatif," paparnya.
Lepas dari hal itu, Jufri mengajak agar masyarakat Kabupaten Dompu tetap dirumah. Jaga jarak, kesehatan dan tetap gunakan masker anda.
"Biarkan kami bekerja untuk anda, anda dirumah untuk kita semua. Jangan panik dan tetaplah waspada," katanya. (Rul)
