![]() |
| Kepala Disnaker Kabupaten, Abdul Syahid SH |
DOMPU, TOPIKBIDOM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Dompu mengapresiasi keberadaan PT Dompu Golden Abadi (DGA) yang dinilai memberikan kontribusi positif terhadap daerah, khususnya melalui pembukaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Perusahaan pertambangan yang dirintis FX Dennis Saputra, selaku Komisaris dan dipimpin Muhammad Rum, selaku direkrut Utama serta peran dan dukungan yang luar biasa dibuktikan Bos Liao, sangat mendukung pembukaan lapangan kerja untuk masyarakat lokal (Kabupaten Dompu)
Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH, menyampaikan apresiasi tersebut saat ditemui di kantornya, Jumat (4/9/2026).
“Kami pemerintah mendukung PT Dompu Golden Abadi,” ujar Syahid.
Menurutnya, keberadaan PT DGA tidak hanya membawa investasi ke Kabupaten Dompu, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pertambangan.
Ia menilai perusahaan yang dirintis FX Dennis Saputra selaku Komisaris dan dipimpin Muhammad Rum selaku Direktur Utama, dengan dukungan Bos Liao, telah menunjukkan peran dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat Dompu.
“PT Dompu Golden Abadi tidak hanya melakukan investasi di daerah ini, tetapi juga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui sektor pertambangan,” jelasnya.
Syahid juga menyoroti peran PT DGA dalam mendukung pengembangan pertambangan rakyat melalui Koperasi Produsen Bhara Satonda Prima yang tentunya sudah mengantongi izin, termasuk IPR. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sepengetahuan kami, PT Dompu Golden Abadi mampu mewujudkan pertambangan rakyat melalui Koperasi Produsen Bhara Satonda Prima. Artinya, DGA turut mendukung program pemerintah terkait pengembangan tambang rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Syahid menegaskan bahwa Disnakertrans Kabupaten Dompu terus mendorong seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah, termasuk perusahaan pertambangan, agar memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap proses perekrutan.
Menurutnya, keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal merupakan langkah strategis yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Asas manfaat secara ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kita, dan tentu hal itu akan berdampak pada terciptanya iklim investasi yang baik,” paparnya.
Ia menambahkan, perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam di Kabupaten Dompu memiliki tanggung jawab sosial dan moral untuk memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar. Salah satu bentuk nyata tanggung jawab tersebut adalah membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Keterlibatan masyarakat lokal dalam sektor industri, khususnya pertambangan, kata Syahid, akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja lokal juga dapat menekan angka pengangguran serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Syahid menegaskan, kebijakan memprioritaskan tenaga kerja lokal tidak boleh hanya menjadi komitmen satu perusahaan. Ia berharap seluruh perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Dompu, baik di sektor pertambangan maupun sektor strategis lainnya, menerapkan kebijakan serupa secara konsisten.
“Kami berharap kebijakan ini tidak hanya dilakukan oleh PT DGA, tetapi juga diterapkan oleh perusahaan-perusahaan lain yang saat ini berinvestasi di berbagai sektor di daerah,” tegasnya.
Di sisi lain, Syahid mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Dompu agar tetap mematuhi regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas investasi, sekaligus membangun komunikasi yang baik antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah.“Ini yang sama-sama kita harapkan,” tandasnya. RUL
Komentar