![]() |
| Pemda Dompu, saat menerima kunjungan Kepala Wilayah Badan Usaha Logistik (Bulog) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Abdul Muis Sayyed Ali bersama rombongan |
Dompu, Topikbidom.com – Pemerintah
Daerah (Pemda) Dompu, terus melakukan berbagai langkah trobosan untuk meningkatkan
produksi di bidang pertanian di wilayah Kabupaten Dompu. Salah satunya, Pembangunan
Fasilitas pabrik penggilingan dan pengolahan beras modern (Modern Rice Milling
Plant/MRMP) di Kecamatan Woja dan Pembangunan Corn Drying Center (CDC) atau
pusat pengeringan jagung di Kampasimeci Kecamatan Manggelewa, akan segera diwujudkan
tahun 2023.
Kepastian pembangunan
sarana dan fasilitas pendukung dalam dunia pertanian ini, dibuktikan Pemda
Dompu, saat menerima kunjungan Kepala Wilayah Badan Usaha Logistik (Bulog)
Provinsi Nusa Tenggara Barat, Abdul Muis Sayyed Ali. Kehadiran orang nomor satu
di Bulog NTB ini, disambut Sekda Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra SKM
M.MKes, didampingi adis Pertambun, Muhammad Syahroni SP., MM Kabag Prokopim
Setda, Yani Hartono Bin Suwarno SP dan salah seorang Kabid Distambun di ruang
kerja Sekda Domppu, belum lama ini.
Sekda Dompu Gatot
Gunawan Perantauan Putra SKM M.MKes, mengatakan Kakanwil Bulog NTB bersama
rombongan terkait dengan Pembangunan Fasilitas pabrik penggilingan dan
pengolahan beras modern (Modern Rice Milling Plant/MRMP) di Kecamatan Woja dan
Pembangunan Corn Drying Center (CDC) atau pusat pengeringan jagung di
Kampasimeci Kecamatan Manggelewa.
Ia menjelaskan, Bulog NTB
akan mulai mengujicobakan mesin CDC dengan kapasitas 9000 ton di Desa
Kampasimeci Kecamatan Manggelewa mulai tanggal 13 Pebruari 2023, tepatnya berlangsung
selama 40 hari. Kemudian ditahap
berikutnya bila berjalan baik akan dilakukan serah terima CDC dari Kontraktor
ke Bulog NTB. “Peresmian CDC pada tanggal 11 April 2023 bertepatan dengan Hari
Ulang Tahun Kabupaten Dompu,” jelasnya.
Lanjut Sekda, peresmian
nantinya pihak Bulog NTB akan mengupayakan menghadirkan Wakil Presiden Republik
Indonesia atau Menteri Pertanian bersama Gubernur NTB. Disamping itu, pasca
dioperasikannya CDC Bulog akan menyerap jagung petani dengan harga sesuai
penetapan Bappanas yaitu sebesar Rp. 4.200 untuk jagung dengan kadar air 15
porsen. “Hadirnya Bulog untuk menyerap jagung petani akan menstabilkan harga
jagung,” terangnya.
Mengenai MRMP di
Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja tambah Sekda, Bulog telah merampungkan
studi kelayakan (Feasibility Studi) dan lainnya. “Saat ini sedang diusulkan ke
Kementerian BUMN untuk persetujuan pembangunannya,” tandasnya. RUL/$
Komentar