Wali Kota Bima Lantik 87 Pejabat Struktural dan 3 Pejabat Fungsional -->

Kategori Berita

.

Wali Kota Bima Lantik 87 Pejabat Struktural dan 3 Pejabat Fungsional

Jumat, 06 Januari 2023
Wali Kota Bima, saat melantik para pejabat 


Kota Bima, Topikbidom.com - Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE, Jumat (6/1/2023) melantik dan mengambil sumpah jabatan Tinggi Pratama yang terdiri dari 87 orang pejabat Struktural dan 3 orang pejabat fungsional (Jabatan Administrasi, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional) di Lingkungan Pemerintah Kota Bima. 


Acara yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota, ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten III Setda Kota Bima, kepala perangkat daerah, Camat dan Lurah dan dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm.


Para pejabat yang dilantik secara resmi tersebut, antara lain A Faruk yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perkim dilantik menjadi Kepala Dinas (Kadis) Perkim. Agus Purnama yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR kini dilantik secara resmi menjadi Kadis PUPR setempat.




Gufran S.Pd yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Disnakertrans Kota Bima, kinidilantik secara resmi menjadi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD setempat.  Sejumlah pejabat tersebut (Faruk, Agus Purnama dan Gufran) dilantik secara resmi untuk menempati jabatan dimaksud yakni setelah melewati proses dan tahapan akademik yakni JPT. Dan dalam kaitan itu dijelaskan menggunakan sistem perangkingan dengan scoring (nilai tertinggi).


Selain itu, Adhi Aqwam yang sebelumnya sebagai Sekretaris Bapedda dan Litbang kini menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Kabag Umum Setda Kota Bima dijabat Rusnah Nurdin. Sebelumnya Rusnah Nurnin menempati jabatan sebagai Kabid Perindustrian dan Perdagangan pada Diskoperindag setempat.


Is Fahmi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) kini dilantik secara resmi menjadi Sekretaris Diskominfotik. Sementara Sekretaris Diskominfotik sebelumnya kini telah dirotasi menjadi Sekretaris Dishub setempat.


Jabatan Sekretaris Disnakertrans setempat yang sebelumnya dijabat oleh Gufran S.Pd kini digantikan oleh Ansor. Sebelumnya Ansor menjabat sebagai Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnaker. Iksan yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid penanganan fakir miskin pada Dinsos kini menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. Selain itu juga dilakukan rotasi pada sejumlah jabatan Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinsos, Diskoperindag, BPBD dan Disnakertrans yakni pada jabatan setingkat Eselon IV.


Selain melantik pejabat- Wali Kota Bima juga melakukan pengukuhan sejumlah pejabat pada OPD lainnya yang telah berubah diakui bahwa nomenklaturnya telah berubah. Yakni Bappeda Litbang yang sekarang ini bagian Litbangnya sudah dihapus menjadi Bappeda.


Tak hanya itu, Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga berubah menjadi Dinas Pariwisata dan Budaya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berubah menjadi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Perubahan nomenklatur di 3 OPD tersebut, dijelaskan juga turut mengubah posisi sejumlah pejabat struktural dan fungsional sehingga dilakukan pengukuhan kembali oleh Walikota Bima (dikutip laman Visioner). 


Wali Kota Bima, saat menyampaikan arahannya 


Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE, mengatakan ini adalah tahun terakhir dirinya mengabdi sebagai Walikota Bima Periode 2018-2023 dan masih tersisa 9 bulan ke depan. Dalam perjalanan selama ini, masih banyak yang beliau ketahui terkait hiruk-pikuk dalam dunia birokrasi, dan ternyata tidak mudah menjadi kepala daerah. 


"Banyak orang yang cara berpikirnya berbeda-beda, tidak banyak ASN yang bekerja sesuai aturan dan masih banyak ASN yang menginginkan jabatan dengan orientasi untuk meraih sesuatu. Saya berharap, jalankan amanah jabatan itu sesuai dengan sumpah yang telah diikrarkan," ungkapnya. 


Kata Wali Kota, niatkan mengabdi setulus Wali Kota Bima mencintai semua jajaran di lingkup pemerintahan. Sebab, dirinya tidak pernah memungut biaya apapun, dan tidak meminta apapun untuk mengangkat dan melantik pejabat. "Saya hanya menginginkan  birokrasi ini sehat, sehingga semua betul-betul bekerja, meraih prestasi untuk daerah ini serta melahirkan inovasi. Hanya itu yang saya inginkan," tegasnya.


Tidak hanya itu, dirinya juga menginginkan organisasi birokrasi ini bagus, attitude ASN harus dijaga, bekerja saja, tidak usah main politik, sosialisasikan apa yang telah dicapai oleh pemerintah. "Niat itu adalah segala-galanya, sehingga jika sudah dimulai dengan niat bagus, maka segala urusan akan dipermudah oleh Allah SWT," jelasnya. 


Pada momentum ini, Wali Kota juga  menyampaikan,  capaian MCP Kota Bima terakhir di angka 95 %, rangking ke 30 se Indonesia, bersaing dari 500 kabupaten, kota dan provinsi se Indonesia. Capaian, ini kalau bisa pertahankan, bila perlu ditingkatkan. "Semua harus berbangga diri,  kita saja bukan di wilayah ibukota provinsi, tapi mampu meraih capaian MCP terbaik urutan ke 30 dari 500 kabupaten, kota, provinsi se-Indonesia," paparnya. 


Pada momentum, ini juga Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang memperoleh amanah hari ini . "Mudah-mudahan dijaga dan dijalankan dengan baik," tandasnya. RUL/$