Lewat KBM, Mahasiswa UMM 34 Beri Motivasi Kepada Siswa Paud Didesa Runggu -->

Kategori Berita

.

Lewat KBM, Mahasiswa UMM 34 Beri Motivasi Kepada Siswa Paud Didesa Runggu

Jumat, 21 Agustus 2020
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 34, saat melakukan kegiatannya di Sekolah Paud Tunas Harapan Desa Runggu Kabupaten Bima. (ist/topikbidom.com)

Bima, Topikbidom.com - Kegiatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 34 kembali berlanjut. Kali ini, Kamis (20/8/2020) lalu, melalui Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para mahasiswa ini memberikan motivasi kepada para siswa dan siswi Paud Tunas Harapan di Desa Runggu Kabupaten Bima.




Perwakilan mahasiswa, Muhammad Syailan, mengatakan kegiatan ini bentuk Program Pengabdian Masyarakat (PMM) Kelompok 34. Dimana, PMM ini merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berada di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Program Pengabdian Masyarakat (DPPM).

"Program tersebut terdiri dari beberapa jenis salah satunya Program Pengabdian Masyarakat Bhaktimu Negeri," ujarnya.

Muhammad Syailan menyebut,
kegiatan ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Arina Restian, M.Pd. Beliau berpesan kepada seluruh anggota kelompok yang berada dalam bimbingannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah agar terhindar dari resiko penularan COVID-19 saat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

"Salah satu program kerja kelompok 34 PMM UMM adalah adalah memotivasi adik-adik PAUD Tunas Harapan Desa Runggu," jelasnya.

Kegiatan di Paud Tunas Harapan ini, lanjut Muhammad Syailan, sangat beragam. Mereka memperkenalkan doa-doa, huruf ijaiyah, huruf abjad, angka, nama-nama hewan, buah-buahan, mengenal warna, mewarnai gambar, menyanyikan lagu-lagu anak, membacakan dongeng, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya pengetahuan umum kata Dia, pada masa pandemi Covid 19 ini, para mahasiswa memberikan dedikasi pencegahan Covid 19.

"Kami mengajarkan kebiasaan mengenakan masker, cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara batuk dan bersin yang benar. Anak-anak pun sangat pandai mengikuti dan mempraktekkannya, walaupun untuk mengkondisikannya sedikit kewalahan, tetapi melihat tawa mereka dapat menghilangkan rasa lelah," paparnya.

Dalam kegiatan ini pun tambah Muhammad Syailan,  terjadi kehangatan antara Mahasiswa PMM UMM Kelompok 34 dengan adik-adik PAUD Tunas Harapan. Anak-anak usia dini sangat antusias dalam mengikutin pembelajaran yang dibina oleh Mahasiswa PMM UMM.

“Kami mahasiswa PMM UMM Kelompok 34 sangat senang sekali karena diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu pengetahuan dan juga pengalaman kami kepada adik –adik tersebut. Kami mengadakan kegiatan yang mendidik dan memotivasi adik-adik untuk terus belajar," tuturnya.

Menurut Muhammad Syailan, satu kebahagiaan tersendiri sebagai seorang yang dikelilingi oleh anak usia dini notabene adalah murid Paud. Sikap ngemong bersahabat membuat anak-anak senang. Kegiatan yang berlangsung selama 14 hari ini disambut hangat dan antusisas oleh adik-adik Paud dan juga para orang tua.

"Deru mesin motor kami yang meraung di halaman sekolah, ternyata itu sudah cukup menjadi pengganti bel sekolah, atau isyarat kalau (Pak Guru dan Ibu Guru) mereka sudah datang pagi ini," katanya.

Mereka sambung Muhammad Syailan, berlomba-lomba menyongsong dan menyodorkan tangan-tangan mungilnya, menyapa sambil meminta salim."Secepat itu keakrabat tercipta antara anak-anak dan para mahasiswa PMM UMM ini," terangnya.

Muhammad Syailan, berharap semoga kegiatan belajar mengajar di Paud Tunas Harapan ini bermanfaat dan kelak anak-anak menjadi orang atau pemimpin yang amanah."Berbakti kepada orang tua, agama, negara, nusa dan bangsa," tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengajar Ibu Sumarni mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ini dinilai bermanfaat dan juga membangun silaturahin dengan masyarakat.

“Anak-anak di Desa Runggu sangat rajin mengikuti kegiatan PAUD ini, meski masih ada kekurangan, namun itu tidak menjadi sebuah masalah, anak-anak tetap gembira dan ceria," ungkapnya.

Sumarni menyebut, para pengajar dan juga wali murid mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa PMM UMM dan meminta untuk sering berkunjung serta membantu kegiatan belajar mengajar PAUD Tunas Harapan. "Tentunya untuk menerapkan serta berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman," harapnya. (Rul/*)