![]() |
| Bupati Dompu Bambang Firdaus,SE |
DOMPU, TOPIKBIDOM – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menegaskan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bambang Firdaus pada Rabu (21/10/2026). Ia mengingatkan jabatan dan kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja nyata, tanggung jawab, serta komitmen kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.“Tingkatkan kinerja dan kedepankan kepentingan masyarakat,” tegas Bambang.
Menurutnya, seluruh pimpinan OPD harus mampu membangun kerja sama yang solid untuk memastikan setiap program dan target pembangunan berjalan sesuai perencanaan, terukur, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab harus menjadi landasan utama dalam menjalankan amanah pemerintahan.
“Pengabdian kita tentunya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Bambang juga menekankan pentingnya peran pimpinan OPD dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur, melaksanakan pengawasan secara objektif, serta memberikan pembinaan berkelanjutan kepada seluruh jajaran. Seorang pemimpin, katanya, tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi harus mampu menjadi teladan dalam sikap, integritas, dan etos kerja.
“Jangan hanya menjadi pejabat yang mampu menjalankan tugas administratif, tetapi jadilah pemimpin yang mampu memberikan keteladanan,” tandasnya.
Selain penguatan internal organisasi, pimpinan OPD diminta membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan daerah, rekan kerja, bawahan, dan terutama masyarakat. Lingkungan kerja yang sehat, terbuka, disiplin, serta berorientasi pada penyelesaian masalah dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun tindakan lain yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus dihindari.
“Laksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Birokrasi yang sehat adalah birokrasi yang melayani, bukan birokrasi yang dilayani. Hilangkan sikap lambat, rumit, dan berbelit-belit ketika berhadapan dengan masyarakat,” tegas Bambang.
Lebih lanjut, ia meminta pimpinan OPD memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi masing-masing, mengidentifikasi persoalan di lingkungan kerja, serta menyusun langkah konkret untuk memperbaiki kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bambang menekankan setiap persoalan harus diantisipasi sejak dini melalui langkah yang terencana, cepat, dan tepat. Pimpinan OPD tidak boleh bersikap pasif atau menunggu persoalan berkembang menjadi lebih besar sebelum mengambil tindakan.
“Jangan menunggu masalah menjadi besar baru kemudian bertindak. Jadilah orang yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, dan mengambil langkah secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.RUL
