Tiga Bulan Sampah Berserakan di Desa Lune, Warga dan Pemuda Desak DLH Realisasikan Janji Fasilitas -->

Kategori Berita

.

Tiga Bulan Sampah Berserakan di Desa Lune, Warga dan Pemuda Desak DLH Realisasikan Janji Fasilitas

Rabu, 22 April 2026
Ilustrasi 


DOMPU, TOPIKBIDOM – Masyarakat dan pemuda Desa Lune, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Rabu (22/4/2026), mengeluhkan banyaknya sampah yang berserakan di wilayah desa setempat.


Kondisi tersebut diduga akibat tidak tersedianya fasilitas mobil pengangkut sampah serta tempat pembuangan sampah di Desa Lune.


“Sudah tiga bulan sampah menumpuk di Desa Lune dan warga terpaksa membuang sampah ke aliran sungai,” ungkap Sulaiman, S.Pd.I, salah satu pemuda setempat.


Sulaiman yang akrab disapa Sule itu mengaku telah berulang kali berkoordinasi dan melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu. Namun hingga kini, belum ada respons yang dinilai serius.


Ia juga menyebut  sebelumnya DLH sempat berjanji akan memberikan bantuan mobil pengangkut sampah. Namun hingga saat ini, janji tersebut belum terealisasi.


“Tadi kami kembali mendatangi DLH. Selain melaporkan, kami juga menanyakan kejelasan fasilitas yang dijanjikan. Jawaban mereka akan segera disikapi secara serius,” jelasnya.


Menurut Sule, penanganan sampah merupakan salah satu program prioritas dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dompu. Karena itu, persoalan ini tidak boleh dianggap remeh dan harus segera ditangani.


“Jika pemerintah melalui DLH tidak juga merespons, maka kami akan menutup jalan,” tegasnya.


Ia menambahkan, pihaknya juga berencana melakukan aksi membuang sampah di tengah jalan serta memboikot Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai bentuk protes.“Kami tidak main-main,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu, Muhammad Syaokani, S.T., di hadapan perwakilan pemuda dan masyarakat berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut.


“Kami akan segera melakukan berbagai langkah penanganan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.





Terkait fasilitas yang dijanjikan, ia menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan program dari kepala dinas sebelumnya. Meski demikian, pihaknya tetap akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.“Kami meminta masyarakat untuk bersabar,” pungkasnya.RUL