DOMPU, TOPIKBIDOM - Pemerintah Kabupaten Dompu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Dompu Bambang Firdaus dalam kegiatan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) di Kejaksaan Negeri Dompu, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Dompu sejak pukul 09.00 WITA ini merupakan bagian dari upaya konkret dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam penyelesaian perkara pidana di wilayah Kabupaten Dompu.
Dalam pelaksanaannya, berbagai barang bukti hasil tindak kejahatan dimusnahkan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Barang bukti tersebut meliputi narkotika, senjata tajam, serta sejumlah barang lain yang berkaitan dengan tindak pidana dari puluhan perkara yang telah diputus pengadilan.
Pemusnahan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dompu Lusiana Bida, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Lusiana Bida menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik atas proses penegakan hukum yang telah berjalan.
“Pemusnahan barang bukti dari 43 kasus ini merupakan puncak dari proses panjang penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga putusan pengadilan yang telah inkrah. Ini juga menjadi komitmen kami agar barang bukti tidak disalahgunakan serta memberikan efek jera kepada pelaku,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kejaksaan Negeri Dompu akan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya memberantas berbagai bentuk kejahatan demi terciptanya keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, Bupati Bambang Firdaus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Negeri Dompu yang dinilai konsisten dalam menuntaskan perkara pidana secara profesional dan transparan.
“Kehadiran kita semua di sini adalah bukti komitmen bersama dalam memerangi kejahatan dan menegakkan supremasi hukum. Pemusnahan ini bukan sekadar formalitas, tetapi pesan tegas bahwa kejahatan tidak akan mendapatkan tempat di Dompu,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menegakkan hukum secara berkeadilan di Kabupaten Dompu. ADV
Komentar