![]() |
| Ilustrasi |
DOMPU, TOPIKBIDOM - Pemerintah Kabupaten Dompu mulai bergerak cepat menindaklanjuti program Sekolah Rakyat yang diwacanakan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, memimpin langsung rapat koordinasi penentuan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat bersama Penjabat Sekretaris Daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (25/03/2026), di Ruang Rapat Bupati Dompu.
Rapat tersebut digelar usai pembahasan terkait penentuan lokasi pembangunan pabrik pakan ternak, menunjukkan sinergi perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.
Dalam arahannya, Bupati Bambang menegaskan bahwa penyiapan lahan menjadi langkah strategis dan mendesak dalam mendukung program nasional tersebut.
“Penyiapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat menjadi hal yang sangat urgen, tidak hanya untuk mencetak generasi unggul, tetapi juga sebagai upaya nyata memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, sementara pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai pendidikan berbasis asrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (Desil 1 dan 2). Seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung negara, mulai dari makan, tempat tinggal, hingga perlengkapan belajar.
“Program ini mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA, dengan fokus pada penguatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, serta peningkatan keterampilan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta Dinas Sosial sebagai leading sector untuk segera menyiapkan dokumen teknis yang diperlukan.
“Hendaknya Dinas Sosial bergerak cepat menyambut program ini agar dapat segera direalisasikan di Dompu,” tegasnya.
Hasil rapat menyepakati lahan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di Tolo Bara, Desa Bara, Kecamatan Woja, sebagai lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dompu.
Rapat berlangsung tertib dan lancar, dengan komitmen bersama untuk mempercepat realisasi program strategis nasional tersebut di daerah. RUL
Komentar