Sosok Humanis, Tegas dan Visioner, Brigjen Pol Hari Nugroho Dinilai Layak Pimpin Polda Jatim -->

Kategori Berita

.

Sosok Humanis, Tegas dan Visioner, Brigjen Pol Hari Nugroho Dinilai Layak Pimpin Polda Jatim

Jumat, 22 Mei 2026
Waka Polda NTB, Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K.,


JAKARTA, TOPIKBIDOM -  Dinamika keamanan dan tantangan sosial di Jawa Timur yang semakin kompleks dinilai membutuhkan sosok pemimpin kepolisian yang tidak hanya memiliki kemampuan operasional, tetapi juga pengalaman strategis, integritas kuat, serta kemampuan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. 


Di tengah kebutuhan tersebut, nama Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K., mulai mendapat perhatian luas sebagai salah satu figur perwira tinggi Polri yang dinilai layak mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim).


Penilaian itu disampaikan Aktivis 98, Ridwan Gema Puan, yang menilai Brigjen Pol Hari Nugroho merupakan figur lengkap dengan rekam jejak panjang, prestasi mentereng, serta pengalaman kepemimpinan lintas bidang yang sangat matang di tubuh Polri.


Menurut Ridwan, Jawa Timur bukan sekadar wilayah administratif biasa, melainkan salah satu provinsi paling strategis di Indonesia dengan tingkat mobilitas masyarakat, aktivitas industri, dinamika politik, hingga kerawanan sosial yang sangat tinggi. Karena itu, posisi Kapolda Jatim membutuhkan figur yang benar-benar memahami tantangan keamanan modern sekaligus mampu menjaga stabilitas daerah secara menyeluruh.


“Jawa Timur membutuhkan pemimpin kepolisian yang kuat secara karakter, matang secara pengalaman, dan mampu membangun kepercayaan publik. Brigjen Pol Hari Nugroho adalah figur yang memenuhi kriteria tersebut. Beliau memiliki rekam pengabdian yang lengkap, teruji, dan penuh dedikasi,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).




Saat ini, Brigjen Pol Hari Nugroho menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB). Namun, perjalanan kariernya di institusi Bhayangkara telah ditempa melalui berbagai penugasan strategis dengan tingkat tantangan yang berbeda-beda.


Lahir di Ambarawa pada 23 Februari 1969, Brigjen Hari Nugroho merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993. Sejak awal kariernya, ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, disiplin, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat di lapangan.


Kariernya dimulai dari Korps Brimob Polri, satuan elite yang dikenal memiliki tingkat disiplin dan ketangguhan tinggi. Di korps tersebut, ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Danton I Kompi 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, Wadanki 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, hingga Danki I Yon A Satbrimobda Metro Jaya.


Pengalaman panjang di satuan Brimob membentuk karakter kepemimpinan Brigjen Hari Nugroho menjadi sosok yang tegas, cepat mengambil keputusan, serta mampu menghadapi berbagai situasi dengan pendekatan profesional dan terukur.


Tak berhenti di bidang operasional, perjalanan kariernya kemudian berkembang ke berbagai lini strategis di tubuh Polri. Ia dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di bidang pembinaan masyarakat, operasional wilayah, reserse, hingga pengawasan internal.


Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Kasubbag Dastik Roops Polda Kalimantan Timur, Kabag Binamitra Polres Kutai, Kabag Ops Poltabes Samarinda, Wakapolres Kutai Barat, Koorspripim Polda Kaltim, hingga Kasat I Tipikor Ditreskrim Polda Kaltim.


Pengalaman tersebut menjadikan Brigjen Hari Nugroho sebagai figur yang memahami secara utuh pola penanganan keamanan daerah, penegakan hukum, hingga strategi membangun kedekatan dengan masyarakat.


Tidak hanya dikenal sebagai perwira lapangan, Brigjen Hari Nugroho juga memiliki reputasi kuat dalam bidang pengawasan internal dan pembinaan institusi Polri. Hal ini terlihat dari sejumlah jabatan penting yang pernah dipercayakan kepadanya, seperti Kabag Binkar Ropers Polda Sulteng, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kalimantan Barat, hingga Anjak Madya Bid Paminal Divpropam Polri.


Menurut Ridwan, pengalaman di bidang pengawasan internal menjadi nilai penting karena menunjukkan kapasitas Brigjen Hari Nugroho dalam menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas institusi.


“Beliau memahami bagaimana membangun organisasi yang sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Pengalaman beliau di bidang Propam dan pengawasan internal menjadi bukti bahwa beliau memiliki komitmen kuat terhadap reformasi dan profesionalisme Polri,” katanya.


Karier Brigjen Hari Nugroho terus menunjukkan tren positif ketika dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kayanma Polri, kemudian dipercaya menjadi Kapusjarah Polri sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Wakapolda NTB.


Di mata banyak kalangan, perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa Brigjen Hari Nugroho merupakan sosok yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan tata kelola organisasi yang sangat baik.


Selain rekam jejak jabatan yang panjang, Brigjen Hari Nugroho juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan kapasitas diri dan profesionalisme. Ia tercatat menempuh pendidikan PTIK tahun 2003, Sespim tahun 2008, dan Sespimti tahun 2018.


Tak hanya itu, ia juga mengikuti berbagai pendidikan spesialis dan pengembangan kompetensi seperti Padas Reserse, Daspa Brimob, Dikjab Danki, KIBI, Susjab Kapolres, hingga JCLEC.


Kemampuan khusus yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah tersendiri. Brigjen Hari Nugroho memiliki kemampuan scuba diver, pasukan para dasar, serta menguasai bela diri judo dan karate, yang semakin memperlihatkan kapasitas dan ketangguhannya sebagai seorang perwira tinggi Polri.


Atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun di institusi kepolisian, Brigjen Hari Nugroho menerima berbagai penghargaan bergengsi dari negara dan institusi Polri. Penghargaan tersebut antara lain Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, dan 24 Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Satyalancana Ksatria Bhayangkara.


Bagi Ridwan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari loyalitas, pengabdian, dan konsistensi Brigjen Hari Nugroho dalam menjalankan tugas negara.


“Pengalaman panjang, prestasi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan beliau menjadi modal besar untuk memimpin wilayah strategis seperti Jawa Timur. Figur seperti Brigjen Hari Nugroho merupakan aset penting Polri yang layak mendapat kepercayaan lebih besar,” tegasnya.


Ridwan juga menilai, di tengah tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang semakin tinggi, Polri membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.


“Polri ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, komunikatif, dan mampu menjadi teladan bagi anggota maupun masyarakat. Brigjen Pol Hari Nugroho memiliki kapasitas itu,” pungkasnya. RUL