Bupati: Kita harus tetap siaga menghadapi Bencana Alam

 

Bupati Dompu Kader Jaelani, didampingi Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono S.Kom, Tr (Han), saat mengecek pasukan apel siaga bencana di lapangan Beringin kantor Pemda Dompu (dok: Prokopim Setda Dompu)

Dompu, Topikbidom.com - Membangun sinergitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkin resiko terjadinya bencana, itu harus tetap dilakukan. Meski, semua sama-sama berharap agar daerah terhindar dari bencana. 


Hal ini, disampaikan Bupati Dompu Kader Jaelani, saat menjadi Inspektur upacara (Irup) apel siaga bencana di Lapangan Beringin Dompu, Rabu (08/12/21). "Sikap kesiapsiagaan harus untuk menghadapi bencana alam," ujarnya. 


Kata Bupati, apel siaga bencana bertujuan membangun sinergitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkin resiko terjadinya bencana. “Tapi kita tetap berharap agar daerah ini terhindar bencana,” tuturnya. 


Ia juga, menjelaskan curah hujan cukup tinggi sebagai akibat pengaruh Lanina, kondisi geologis dan geofisik, memungkinkan terjadinya bencana alam di daerah ini. “Kita sudah memasuki fase pengalihan musim dari musim hujan atau yang disebut dengan musim pancaroba,” ungkapnya. 


Lanjut Bupati, akibat cuaca yang tidak menentu maka tidak menutup kemungkinan terjadinya cuaca ekstrim yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi. Sehingga, seluruh pihak tentunya perlu untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan baik personil secara individual maupun sumber daya peralatan yang dimiliki.


"Pelaksanaan apel siaga bencana dapat menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas semua elemen dalam menghadapi potensi bencana," jelasnya. 


Bupati, meyakini semua pihak tentunya telah memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, tinggal bagaimana mempererat kerjasama dan komunikasi secara aktif agar implementasi di lapangan dapat berjalan dengan baik. Menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana. 


"Mari kita sama sama mensosialisasikan tentang potensi kebencanaan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat terlibat secara aktif selama proses antisipasi maupun penanggulangan saat terjadi bencana," ajaknya. 


Bupati menyebut, Kabupaten Dompu kini telah terbentuk desa tangguh bencana sebanyak 28 desa dari 81 desa dan kelurahan. Partisipasi dan keterlibatan komponen masyarakat tingkat bawah, tentu akan sangat membantu dalam upaya penanganan bencana di Kabupaten Dompu. 


Pada momentum ini, Ia juga meminta kepada seluruh elemen penting daerah terutama jajaran Forkompimda, Tokoh Agama, Masyarakat, Pendidikan, Ormas, relawan, wirausaha dan tenaga kesehatan untuk berpartisipasi aktif dan meningkatkan jalinan komunikasi demi terciptanya pola koordinasi yang baik.


“Semoga ini menjadi prioritas kita agar tercapai kesiapsiagaan dan manajemen penanggulangan bencana yang optimal," terangnya. 


Bupati Ungkap Catatan Penting untuk mendapat perhatian yang serius dari semua elemen terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana ?


Tingkatkan sinergitas antar stakeholder dalam upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Melakukan pendekatan secara preventif kepada masyarakat terkait peran serta dalam menghadapi bencana. 


Menyiapkan mental dan fisik yang prima dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi sekaligus menghindari ego sektoral dalam penanganan bencana. Melakukan koordinasi untuk menyiapkan lokasi pengungsian dan jalur evakuasi yang disesuaikan dengan prokes untuk mencegah covid-19. 


Melakukan pelatihan secara intens dan terpadu terhadap personil yang akan ditugaskan sehingga mereka siap dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Melakukan pengecekan secara intens dan berkala terhadap seluruh peralatan agar peralatan tersebut siap pakai pada saat penanggulangan bencana. 


Patuhi dan terapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dimana pun dan kapanpun karena disetiap individu dan masyarakat seluruhnya adalah garda terdepan dalam penanganan penyebaran COVID-19. "Tetaplah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," tandasnya. 


Sebelumnya, pada kegiatan apel siaga bencana di Lapangan Beringin Dompu, juga diikuti Wakil Bupati Dompu  H. Syahrul Parsan ST. MT bersama jajaran di lingkup Pemkab Dompu. Hadir juga, Dandim 1614/ Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono S.kom. M. Tr (Han), Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat S.IK, Ketua Pengadilan Negeri Dompu, para staf ahli Bupati Dompu, Asisten lingkup Setda Dompu dan para pimpinan OPD lingkup Pemda Dompu. 


Pada apel pasukan, ini pun Komandan Apel bertindak sebagai Kapten Inf. Hamzah dan Perwira Apel Kapten Inf. M Yamin. Sementara, para pasukan apel yakni 1 Peleton Kodim 1614/ Dompu, 1 Peleton Polres Dompu, 1 Peleton Brimob, 1 Peleton Pol PP, 1 Peleton Dishub, 1 Peleton BPBD, 1 Regu Tagana, 1 Regu Basarnas dan 1 SSK Pramuka serta pihak lainnya. RUL





 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak