![]() |
| Inilah jenis Sapi yang ada dalam program 10 Juta Sapi. |
DOMPU, Topikbidom.com - Usaha dan kerja keras Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), untuk membantu para tani ternak di Kabupaten Dompu, akhirnya membuahkan hasil. Hal itu terbukti, HKTI menghadirkan program 10 Juta Sapi dengan bobot sapi 400 Kilo.
"Program 10 juta sapi ini, berasal dari Negara Australia bekerjasama dengan HKTI," ungkap Ketua HKTI Kabupaten Dompu, Jamaluddin, S.Sos, Minggu (15/11/2020).
![]() |
| Ketua HKTI (Wakil Ketua I DPRD) Kabupaten Dompu, Jamaluddin, S.Sos. |
Kata Jamaluddin, S.Sos yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Dompu ini, program ini diperuntukkan untuk semua kelompok tani ternak termasuk di wilayah Kabupaten Dompu. "Rencananya Desember Tahun 2020 ini, bantuan sapi itu akan ada di Dompu," jelasnya.
Jamaluddin S.Sos, yang juga diketahui Kader Partai Gerindra Dompu, salah satu partai pengusung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dompu (AKJ-SYAH) nomor urut 2 pada Pilkada 9 Desember Dompu Tahun 2020 ini, juga mengatakan, bagi kelompok tani ternak yang ingin mendapatkan bantuan sapi ini tentu harus terlebih dahulu mengajukan proposal.
Penganjuan proposalnya, bisa dilakukan secara individu ataupun kelompok. Bahkan para calon penerima manfaat bantuan ini pun, lebih awal mampu menyediakan kandang yang memadai dan padang rumput di sekitar lokasi kandang. "Inilah persyaratan agar bisa mendapatkan bantuan sapi tersebut," terangnya.
Jamaluddin S.Sos menyebut, antusias (animo) petani ternak khsususnya di Kabupaten Dompu untuk mendapatkan bantuan ini sangat luar biasa. Bahkan, meski bantuan ini belum sampai di Kabupaten Dompu, tapi tani ternak sudah merasa bahagia dan ingin sekali mendapatkan bantuan ini.
" Disekretariat HKTI Dompu sendiri sudah banyak warga yang telah membentuk kelompok dan mendaftarkan kelompok ternaknya ke HKTI. Padahal penerimaan pendaftaran kelompok maupun individu peminat sapi Australia ini belum dibuka oleh HKTI sendiri," ungkapnya.
Hal ini tambah Jamaluddin S.Sos, juga membuktikan animo masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan sapi dengan bobot super ini menyita banyak perhatian masyarakat Dompu, sehingga HKTI terpaksa menerima pendaftaran kelompok ternak maupun individu dari masyarakat ini secara manual dan belum terinput ke laptop.
Sambung Jamaluddin S.Sos, pihaknya terpaksa menerima secara manual pendaftaran kelompok ternak di sekretariat HKTI Kabupaten Dompu yang di tempatkan di Kecamatan Manggelewa.
"Hal ini kami lakukan agar kelompok dan masyarakat yang sangat mengharapkan sapi Australia tidak kecewa, kita harus hargai mereka dan kami telah terima pendaftaran secara kelompok dan individu," katanya.
Mengenai bantuan program 10 juta sapi ini, apakah sebelumnya pernah sosialisasikan termasuk kapan dibukanya pendaftaran secara kelompok dan individu ?
Kata Jamaluddin S.Sos, pihaknya sebelum itu sudah menjelaskan (mengsosialisasikan) bahwa pendaftaran kelompok ternak belum dibuka dan akan dilakukan oleh PAC HKTI nantinya. Namun animo dan kemauan masyarakat yang telah membentuk kelompok ini tetap membludak.
Walaupun ribuan kelompok yang telah mendaftar diri ke HKTI Kabupaten Dompu, tapi kelompok tetap mengacu pada syarat yang telah ditetapkan HKTI yakni harus memiliki kandang yang memadai dan menyediakan padang rumput.
Selain itu, harus juga memiliki kemauan untuk memelihara penggemukan sapi ini secara serius, karena program ini bukan Program main main dan akan berkelanjutan alias berjalan hingga 10 tahun kedepan. Tujuannya, untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Dompu secara menyeluruhdan bukan mensejahterakan kelompok tertentu.
"Siapapun yang memiliki niat serius untuk memelihara sapi bobot 400 kilo ini, maka siapapun dia, dari manapun dia, siapapun dia itu tidak menjadi patokan, karena kami datangkan Program 10 Juta Sapi ini dengan tujuan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Dompu tanpa terkecuali mau orang kaya atau miskin sama saja," katanya.
Ia juga menyebut, dalam bulan desember tahun ini HKTI Kabupaten Dompu telah ditawarkan oleh HKTI Propinsi NTB untuk mendatangkan 1000 ekor sapi dulu ke Dompu. Ini sebagai uji coba, namun pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan ketersediaan kandang dan padang rumputnya. "Kami tidak ingin program ini gagal dan inilah yang mesti kita pahami bersama," tutur Jamaluddin S.Sos, yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Dompu selama dua periode ini.
Berdasarkan informasi dihimpun, sampai saat ini Ketua HKTI Kabupaten Dompu, terus mensosialisasikan program 10 juta Sapi ini kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dompu.
Ia juga tidak lupa mensosialisasikan bahwa program ini merupakan kerjasama Negara Australia dengan HKTI Propinsi NTB, sehingga turunnya bantuan sapi ini tidak melalui Pemerintah Kabupaten Dompu atau Pemerintah Propinsi NTB. Sebab bantuan ini, murni dikelola HKTI Propinsi NTB dan seluruh HKTI yang ada di kabupaten dan kota yang ada di NTB. (Rul)

