![]() |
| Sumber Foto: Laman Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu |
DOMPU, TOPIKBIDOM - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu mengalokasikan berbagai paket pengadaan barang dan jasa untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian pada Tahun Anggaran 2026. Rencana tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP yang diperbarui per 19 Juni 2026.
Salah satu paket dengan nilai terbesar adalah pengadaan traktor tangan senilai Rp1,313 miliar melalui metode pembelian elektronik. Selain itu, Dinas Pertanian juga mengalokasikan anggaran Rp555 juta untuk pengadaan traktor roda empat guna mendukung mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Dompu.
Tidak hanya alat mesin pertanian, pemerintah daerah juga merencanakan pengadaan kultivator senilai Rp96 juta, mesin pemetik jagung Kecamatan Dompu sebesar Rp180 juta, mesin perontok jagung Kecamatan Kilo senilai Rp100 juta, serta chopper tembakau senilai Rp122,5 juta.
Pada sektor perkebunan yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Dinas Pertanian turut menganggarkan pengadaan traktor sebesar Rp198 juta, benih tembakau Rp30 juta, serta berbagai sarana pendukung budidaya tembakau lainnya.
Selain bantuan alat dan mesin pertanian, Dinas Pertanian juga menyiapkan sejumlah program pembangunan infrastruktur penunjang produksi pertanian. Di antaranya penanganan dan pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) di sejumlah desa seperti Doropeti, Sori Tatanga, Karombo, Calabai, Riwo, Kadindi, Hu'u, hingga wilayah Kecamatan Pekat dan Pajo.
Beberapa paket JUT memiliki nilai anggaran antara Rp90 juta hingga Rp280 juta. Paket terbesar tercatat pada Penanganan JUT Desa Sori Tatanga dengan pagu anggaran Rp280 juta.
Untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, pemerintah juga merencanakan pembangunan sumur bor di Desa Riwo, Tanju, Kampasi Meci, Kecamatan Woja, serta pengadaan sumur pompa di Kecamatan Kempo. Selain itu terdapat kegiatan pipanisasi di Desa Jambu serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian di sejumlah kecamatan.
Pada bidang sarana produksi pertanian, Dinas Pertanian menganggarkan pengadaan mulsa plastik, benih hortikultura, alat semprot tangan, mist blower, mesin pemotong rumput, hingga alat penabur benih langsung.
Sementara itu, untuk mendukung kelembagaan petani, pemerintah daerah juga merencanakan kegiatan Forum Hibah Dana untuk Petani dan Komunitas Pertanian Organik dengan nilai anggaran Rp25 juta.
Seluruh paket tersebut masih merupakan rencana umum pengadaan yang dipublikasikan melalui aplikasi SIRUP LKPP. Pelaksanaannya akan mengikuti tahapan dan mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan data SIRUP, total paket yang direncanakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu pada Tahun Anggaran 2026 mencapai 116 paket yang mencakup pengadaan alat dan mesin pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, sarana produksi, serta kebutuhan operasional perangkat daerah.
Sementara itu, sampai berita ini diunggah Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, belum berhasil dikonfirmasi. Meski demikian, media ini akan berusaha mengkonfirmasi dinas setempat. RUL
Komentar