Transformasi Digital Keuangan Dompu, BPKAD Percepat Implementasi SP2D Online Berbasis SIPD RI -->

Kategori Berita

.

Transformasi Digital Keuangan Dompu, BPKAD Percepat Implementasi SP2D Online Berbasis SIPD RI

Senin, 30 Maret 2026



DOMPU, TOPIKBIDOM - Pemerintah Kabupaten Dompu terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel melalui transformasi digital di sektor pengelolaan keuangan.


Langkah konkret tersebut ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lanjutan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online berbasis SIPD RI yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu pada Senin (30/03/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan implementasi sistem digital dalam pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Dompu untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, inovatif, serta berbasis teknologi.




Kepala BPKAD Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, dalam sambutannya menegaskan  penerapan SP2D Online bukan sekadar perubahan teknis dari sistem manual ke digital, melainkan bagian dari reformasi birokrasi yang lebih luas.


“Transformasi ini tidak hanya berbicara soal kecepatan, tetapi juga keamanan dan transparansi dalam setiap proses pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.


Melalui kegiatan bimtek ini, seluruh bendahara dan operator Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu dipersiapkan untuk beradaptasi dengan sistem yang lebih ringkas, aman, dan real-time.


Implementasi SP2D Online berbasis SIPD RI sendiri merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Dompu dengan Bank NTB Syariah, yang telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).


Bagi Pemerintah Kabupaten Dompu, inovasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung misi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.


Ke depan, penerapan SP2D Online diharapkan mampu mempercepat proses pencairan dana daerah secara lebih efisien, transparan, dan berbasis digital. Sistem ini juga memungkinkan integrasi penuh dalam platform SIPD yang sebelumnya lebih difokuskan pada perencanaan dan penganggaran, kini diperluas hingga ke tahap penatausahaan keuangan.


Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis aplikasi, potensi kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah dapat diminimalisir, sekaligus memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.


Transformasi digital ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Dompu terus bergerak maju dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang modern, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. RUL