![]() |
Dompu, NTB – Pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui jalan, jembatan, rumah layak huni, maupun fasilitas umum. Di balik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1614/Dompu, tersimpan misi yang jauh lebih besar: menyelamatkan masa depan generasi muda dari ancaman narkoba.
Semangat itulah yang diwujudkan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1614/Dompu melalui kegiatan penyuluhan bahaya narkoba kepada ratusan pelajar SMKN 1 Manggelewa, Kabupaten Dompu, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang menitikberatkan pembangunan karakter, wawasan, serta ketahanan generasi penerus bangsa.
Penyuluhan dihadiri Pasiter Kodim 1614/Dompu Letda Inf. Abubakar, S.H., bersama anggota Staf Teritorial, Danramil 1614-06/Manggelewa Kapten Kav M. Kasim, Kepala SMKN 1 Manggelewa Muh. Sufinsuh, S.Pt., jajaran dewan guru, serta narasumber dari DPPKB Kabupaten Dompu, Mulyatin, S.Kep., dan Aruny, S.Kep.
Dalam sambutannya, Letda Inf. Abubakar menegaskan bahwa ancaman narkoba merupakan persoalan serius yang harus dihadapi bersama. Karena itu, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki ketahanan moral dan keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, bahkan masa depan bangsa. Karena itu, pelajar harus menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan mampu mengatakan tidak terhadap narkoba," pesannya di hadapan para peserta.
Selama penyuluhan, para siswa memperoleh pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, hingga pentingnya membangun karakter yang kuat sebagai benteng utama menghadapi pengaruh negatif pergaulan.
Para narasumber juga mengingatkan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum. Keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada kolaborasi keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Antusiasme para pelajar selama mengikuti kegiatan menunjukkan bahwa edukasi semacam ini memiliki arti penting dalam membentuk kesadaran sejak dini. Melalui dialog yang interaktif, para siswa diajak memahami bahwa menjaga diri dari narkoba merupakan bentuk tanggung jawab terhadap masa depan pribadi, keluarga, dan bangsa.
Melalui sasaran nonfisik TMMD Ke-129, Kodim 1614/Dompu kembali menegaskan bahwa membangun Indonesia tidak cukup hanya dengan menghadirkan pembangunan fisik. Menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air merupakan fondasi utama menuju masa depan bangsa yang lebih kuat.
Di sinilah TMMD menunjukkan makna sejatinya: membangun desa sekaligus membangun manusia. Sebab ketika generasi muda mampu menjaga dirinya dari ancaman narkoba, sesungguhnya mereka sedang menjaga harapan Indonesia di masa depan. RUL
Komentar