PMII Dompu Gelar Aksi, Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan BBF-DJ -->

Kategori Berita

.

PMII Dompu Gelar Aksi, Evaluasi 1 Tahun Kepemimpinan BBF-DJ

Sabtu, 11 April 2026
PMII, saat melakukan aksi demo 


DOMPU, TOPIKBIDOM -  Puluhan Kader Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Dompu,  menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Dompu dan Gedung DPRD Kabupaten Dompu, Sabtu (11/4/2026).


Aksi tersebut merupakan bentuk evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan Sirajuddin, SH (BBF-DJ). PMII menilai, selama satu tahun pemerintahan berjalan, masih terdapat berbagai persoalan mendasar yang belum tersentuh secara maksimal.


Berdasarkan hasil investigasi dan kajian internal organisasi, PC PMII Dompu menyebut evaluasi satu tahun kepemimpinan ini bukanlah perayaan, melainkan “rapor merah” bagi tata kelola pemerintahan daerah.


Dalam aksi tersebut, PMII menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Di antaranya mendesak agar segera dilakukan mutasi dan rotasi jabatan, mengingat adanya kekosongan pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai menghambat jalannya program pemerintah.


Press release PMII


Selain itu, PMII juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Dompu memberikan klarifikasi terbuka terkait isu ketidakharmonisan di internal pemerintahan yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya roda pemerintahan.


Di sektor infrastruktur, PMII menyoroti kondisi jalan rusak, minimnya penerangan lampu jalan umum (LPJU), serta pengelolaan air bersih yang dinilai belum maksimal.


Tak hanya itu, PMII juga menyoroti persoalan distribusi hasil pertanian. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas terhadap pihak Bulog dan sejumlah gudang jagung yang diduga memainkan harga di tingkat petani.


“Kami melihat adanya indikasi permainan harga di tingkat gudang dan pengecer yang merugikan petani,” demikian salah satu poin tuntutan yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.


PMII juga meminta adanya koordinasi yang lebih intensif dengan aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mengawal distribusi hasil tani, agar benar-benar berpihak kepada petani.


Dalam pernyataan sikapnya, PC PMII Dompu menegaskan akan terus mengawal jalannya pemerintahan BBF-DJ. Mereka bahkan mengancam akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan tersebut tidak diindahkan.


“Jika tuntutan ini tidak diindahkan, maka kami pastikan akan kembali turun dengan gelombang massa yang lebih besar,” tegas mereka. RUL