![]() |
| Kebersamaan Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Firdaus dan Syirajuddin di moment Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 Tahun 2026, Senin (17/08/2026) |
Dari Lapangan Beringin Dompu, tepuk tangan Bupati Bambang Firdaus menjadi apresiasi bagi 30 putra-putri terbaik daerah yang berdiri tegak membawa kehormatan Merah Putih pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
DOMPU, TOPIKBIDOM — Ada kebanggaan yang tak selalu harus diucapkan dengan kata-kata. Pada pagi 17 Agustus 2026 di Lapangan Beringin Dompu, rasa itu justru terlihat jelas dari tepuk tangan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, seusai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Dompu menuntaskan tugasnya mengibarkan Sang Merah Putih.
Sebagai Inspektur Upacara (Irup) Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Bambang Firdaus menyaksikan langsung bagaimana 30 putra-putri pilihan Dompu menjalankan tugas kenegaraan tersebut dengan penuh ketenangan, disiplin dan tanggung jawab.
Tepuk tangan Bupati Bambang Firdaus bukan sekadar apresiasi atas suksesnya sebuah prosesi upacara. Di balik momen tersebut tersirat kebanggaan seorang kepala daerah terhadap generasi muda Dompu yang telah dipercaya menjadi representasi daerah dalam momentum paling sakral bagi bangsa Indonesia.
Ketegangan yang sempat menyelimuti suasana sebelum pengibaran bendera akhirnya berubah menjadi rasa lega dan bangga. Kekhawatiran akan terjadinya kesalahan dalam menjalankan tugas pun terjawab dengan penampilan Paskibraka yang berjalan lancar.
Para pelajar pilihan dari berbagai sekolah di Kabupaten Dompu itu mampu menunjukkan hasil dari proses panjang berupa latihan, pembinaan dan pemantapan yang mereka jalani sebelum hari pelaksanaan.
Bagi Bupati Bambang Firdaus, keberhasilan tersebut menjadi gambaran bahwa ketika generasi muda diberikan kepercayaan, dibimbing dengan sungguh-sungguh dan ditempa melalui kedisiplinan, mereka mampu berdiri di hadapan masyarakat dengan penuh percaya diri.
Momen itu sekaligus memperlihatkan satu hal penting: kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga dengan menyiapkan generasi yang memiliki karakter, tanggung jawab dan keberanian untuk mengambil peran bagi daerah dan bangsa.
Paskibraka Dompu tahun 2026 terdiri atas 30 pelajar, masing-masing 19 putra dan 11 putri, yang berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Dompu. Mereka menjadi bagian dari generasi muda yang pada hari itu membawa amanah besar: mengibarkan Merah Putih di hadapan Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat serta masyarakat Dompu.
Setelah tugas pengibaran selesai dilaksanakan dengan baik, suasana berubah menjadi penuh apresiasi. Bupati Bambang Firdaus memberikan aplaus bersama para tamu undangan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan keberanian para Paskibraka.
Bagi mereka, mungkin tugas itu hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun, bagi daerah dan keluarga, momen tersebut menyimpan kebanggaan yang jauh lebih panjang.
Mereka adalah putra-putri Dompu yang untuk satu momentum dipercaya membawa nama sekolah, keluarga dan daerah ke hadapan publik dalam peringatan hari kemerdekaan bangsa.
Di tengah suasana khidmat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perhatian Bupati Bambang Firdaus kepada keberhasilan Paskibraka juga memperlihatkan pentingnya penghargaan terhadap kerja keras generasi muda.
Sebab, di balik langkah tegap dan gerakan yang presisi, terdapat proses panjang, latihan berulang, kedisiplinan, kekompakan serta tanggung jawab yang harus dijalani setiap anggota Paskibraka.
Dan ketika Sang Merah Putih akhirnya berkibar sempurna di Lapangan Beringin Dompu, rasa bangga itu menjadi milik bersama. Bupati Bambang Firdaus, para orang tua, para pelatih, sekolah, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Dompu menyaksikan sebuah pesan sederhana namun kuat: masa depan Dompu sedang tumbuh dari generasi mudanya sendiri.
Momentum 17 Agustus 2026 pun tidak berhenti sebagai perayaan kemerdekaan. Ia menjadi ruang untuk melihat kembali bagaimana daerah menaruh harapan kepada anak-anak mudanya—generasi yang hari ini berdiri membawa bendera, dan kelak diharapkan mampu berdiri membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk Dompu.
30 Putra-Putri Terbaik Paskibraka Kabupaten Dompu 2026, Paskibraka Putra Abdul Halim Sa'airollah, Abdul Khalimul Hakim, Andika Saputra, Anak Agung Dwi Satria Tambora, Chaerul Amar, Indra Maulana, Laskar Satria Ramadhan, M. Anugrah Ramadhan, Muhamad Fauzan, Muhamad Harun Al Rasyid, Muhammad Ahnaf, Muhammad Danil Pratama, Muhammad Rayhan, Muh Fadhil Syahputra, Nazril Alka Ibrani, Sultan Bolqiah, Sunan Hatim Al Qarni, Thoriq Putra Juniar El Hakeem dan Anidiya Reihan Khamil.
Paskibraka Putri Almayraa Putri, Ayunda Fatarani, Dela Sofiq Syakirah, Feni Nurul Magfira, Isatirrodiah, Jesica Rosita, Maslam Qurratulais, Najwa Lailiyati, Ririn Ziliyana, Syainindia Maura Nazmi dan Sarmila.
Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Dompu dan menjadi bagian penting dari khidmatnya peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Dari tepuk tangan seorang Bupati, tersimpan penghargaan. Dari langkah tegap Paskibraka, tumbuh harapan. Dan dari Merah Putih yang berkibar di langit Dompu, tersimpan pesan bahwa generasi muda adalah bagian penting dari perjalanan Dompu menuju masa depan. RUL
Komentar